<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Centil</title>
	<atom:link href="http://centil.blogdetik.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://centil.blogdetik.com</link>
	<description>Catatan online Centil di dunia maya</description>
	<pubDate>Sat, 23 Jul 2011 12:07:34 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Pemkab OKU Timur</title>
		<link>http://centil.blogdetik.com/2011/07/23/pemkab-oku-timur/</link>
		<comments>http://centil.blogdetik.com/2011/07/23/pemkab-oku-timur/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jul 2011 12:07:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>centil</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[Pemkab OKU Timur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://centil.blogdetik.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Pemkab OKU Timur menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) No 7/2009 tentang Izin Alih Fungsi Lahan Persawahan. Pembuatan perda ini merupakan salah satu bukti komitmen Pemkab OKU Timur untuk tetap menjadikan kabupaten ini sebagai daerah agraris.

Bupati OKU Timur H Herman Deru menegaskan, seluruh elemen masyarakat di Kabupaten OKU Timur, mulai eksekutif, legislatif, hingga seluruh kelompok tani, bertekad [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://centil.blogdetik.com/2011/07/23/pemkab-oku-timur/">Pemkab OKU Timur</a> menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) No 7/2009 tentang Izin Alih Fungsi Lahan Persawahan. Pembuatan perda ini merupakan salah satu bukti komitmen Pemkab OKU Timur untuk tetap menjadikan kabupaten ini sebagai daerah agraris.<br />
<span id="more-39"></span></p>
<p>Bupati OKU Timur H Herman Deru menegaskan, seluruh elemen masyarakat di Kabupaten OKU Timur, mulai eksekutif, legislatif, hingga seluruh kelompok tani, bertekad tetap menjadikan daerah ini sebagai kawasan berlabel lumbung pangan. “Jangan sembarangan melakukan alih fungsi lahan karena sudah ada perdanya,”kata Deru seraya menambahkan,sebagai lumbung pangan, OKU Timur juga akan terus melakukan perluasan areal persawahan.</p>
<p>Bahkan, ke depan akan dicetak sekitar 20.000 hektare sawah baru. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura OKU Timur Tubagus Sunarseno menambahkan, sesuai Undangundang No 41/2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, sudah diatur mengenai alih fungsi lahan pertanian ini.</p>
<p>Dalam UU itu disebutkan, bagi mereka yang hendak melakukan alih fungsi lahansawah irigasi teknis seluas 1 hektare, harus menggantinya dengan lahan yang baru seluas 3 hektare. Jika sawah tadah hujan, 1 hektare harus diganti dengan 2 hektare. Demikian catatan online<a href="http://centil.blogdetik.com/"> Centil</a> yang berjudul Pemkab OKU Timur.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://centil.blogdetik.com/2011/07/23/pemkab-oku-timur/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Dewan Perwakilan Rakyat Daerah</title>
		<link>http://centil.blogdetik.com/2011/07/18/dewan-perwakilan-rakyat-daerah/</link>
		<comments>http://centil.blogdetik.com/2011/07/18/dewan-perwakilan-rakyat-daerah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Jul 2011 03:58:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>centil</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<category><![CDATA[Dewan Perwakilan Rakyat Daerah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://centil.blogdetik.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar segera membenahi sekolah swasta. Hal tersebut penting dilakukan agar kualitas sekolah swasta segera dapat diperbaiki. Saat ini, kualitas sekolah swasta dengan sekolah negeri dinilai sangat senjang. Kesenjangan itu memicu munculnya banyak persoalan pada saat penerimaan siswa baru setiap tahunnya. Ketua Komisi D DPRD Makassar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://centil.blogdetik.com/2011/07/18/dewan-perwakilan-rakyat-daerah/">Dewan Perwakilan Rakyat Daerah</a> (DPRD) Makassar mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar segera membenahi sekolah swasta. Hal tersebut penting dilakukan agar kualitas sekolah swasta segera dapat diperbaiki. Saat ini, kualitas sekolah swasta dengan sekolah negeri dinilai sangat senjang. Kesenjangan itu memicu munculnya banyak persoalan pada saat penerimaan siswa baru setiap tahunnya. Ketua Komisi D DPRD Makassar Nuryanto G Liwang mengatakan, selain persoalan peningkatan kualitas sekolah swasta, Pemkot melalui Dinas Pendidikan (Disdik) juga harus memperhatikan izin operasional dan semua urusan administrasi sekolah-sekolah swasta yang jumlahnya cukup banyak.<br />
<span id="more-38"></span></p>
<p>“Peningkatan kualitas dan manajemen sekolah swasta juga perlu ditingkatkan. Bagaimanapun, sekolah swasta ini menjadi solusi bagi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri,”ujar politisi Partai Demokrat ini. Desakan agar Pemkot Makassar segera membenahi sekolah swasta juga dilontarkan Wakil Ketua DPRD Makassar Samsu Niang. Menurutnya, jika terdapat sekolah swasta yang tidak memiliki kapasitas dan izin jelas, maka sebaiknya ditutup saja.</p>
<p>“Kejelasan status sekolah swasta itu harus menjadi perhatian. Jika izin operasional dan segala persyaratan pendirian sekolah lainnya tidak dapat dipenuhi, maka sebaiknya ditutup saja,” jelas ketua Forum Komunikasi Pengkajian Aspirasi Guru Indonesia (FK PAGI) Makassar tersebut. Namun, tidak semua sekolah swasta di Makassar memiliki kualitas rendah. Bahkan, ada sekolah yang kualitasnya menyamai kualitas sekolah negeri.</p>
<p>Salah satu sekolah swasta favorit karena manajemen dan kualitasnya yang terjaga,yakni Yayasan Perguruan Athirah milik mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. Rendahnya kualitas sejumlah sekolah swasta ini kerap memunculkan persoalan saat penerimaan siswa baru.Pasalnya, sekolah negeri memiliki daya tampung yang terbatas sehingga sekolah swasta dituntut memiliki kualitas yang mendekati sekolah negeri, baik tingkat SMP maupun SMA.</p>
<p>Kepala Dinas Pendidikan Makassar Machmud BM mengatakan, pihaknya cukup selektif dalam mengeluarkan izin operasional sekolah dan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan sekolah- sekolah swasta yang ada. “Tapi tidak ada sekolah swasta yang diistimewakan. Mereka dipersilahkan mencari siswa sendiri,”pungkasnya.</p>
<p>Data Dinas Pendidikan Makassar menunjukkan, untuk tingkat SMP, daya tampung dari 42 SMP negeri yang ada hanya 11.608 siswa, sedangkan jumlah pendaftar mencapai 24.000 pendaftar. Artinya, jumlah lulusan SD yang bisa diterima di SMP negeri kurang dari 50% jumlah pendaftar.</p>
<p>Sedangkan untuk tingkat SMA,dari 25 sekolah negeri,daya tampung yang ada maksimal 6.956 siswa, sedangkan setiap tahun jumlah pendaftar mencapai kisaran 15.000 orang. Kendati untuk tingkat SMA, calon siswa baru dikenakan biaya pembangunan dan biaya seragam dengan total mencapai jutaan rupiah,peminat sekolah negeri tetap membeludak. Demikian catatan online <a href="http://centil.blogdetik.com/">Centil</a> yang berjudul Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://centil.blogdetik.com/2011/07/18/dewan-perwakilan-rakyat-daerah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Dua duta besar (dubes) negara tetangga</title>
		<link>http://centil.blogdetik.com/2011/06/10/dua-duta-besar-dubes-negara-tetangga/</link>
		<comments>http://centil.blogdetik.com/2011/06/10/dua-duta-besar-dubes-negara-tetangga/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Jun 2011 15:01:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>centil</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[Dua duta besar]]></category>

		<category><![CDATA[Dua duta besar (dubes) negara tetangga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://centil.blogdetik.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Centil sebelum memulai postingan ini, terlebih dahulu akan memberikan sudulan untuk keyword Arhayu, terima kasih. Dua duta besar (dubes) negara tetangga, Singapura dan Malaysia, diundang untuk menghadiri Pesta Danau Kerinci atau Festival Masyarakat Peduli Danau Kerinci yang dilaksanakan 6 hingga 11 Juli 2011. Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kerinci, Arlis Harun, di Jambi, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Centil sebelum memulai postingan ini, terlebih dahulu akan memberikan sudulan untuk keyword <a title="Arhayu" href="http://www.jasaexportimport.com/arhayu/" target="_blank">Arhayu</a>, terima kasih. Dua duta besar (dubes) negara tetangga, Singapura dan Malaysia, diundang untuk menghadiri Pesta Danau Kerinci atau Festival Masyarakat Peduli Danau Kerinci yang dilaksanakan 6 hingga 11 Juli 2011. Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kerinci, Arlis Harun, di Jambi, Jumat mengatakan setiap tahun daerahnya menggelar Festival Masyarakat Peduli Danau Kerinci (FMPDK).</p>
<p>&#8220;FMPDK itu digelar untuk menjaring dan meningkatkan kunjungan wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri ke kabupaten paling barat Provinsi Jambi yang dikenal memiliki panorama alam yang indah dan kaya budaya,&#8221; kata Arlis Harun.<br />
<span id="more-37"></span></p>
<p>Dua Dubes negara tetangga dan sejumlah mentri Kabinet Indonesia bersatu II dijadwalkan juga akan menghadiri acara tersebut. FMPDK 2011 dikemas berbeda dengan tahun sebelumnya, tidak saja menyajikan budaya dan produk unggulan daerah setempat, namun juga dari sejumlah kabupaten di Provinsi jambi.</p>
<p>Kecamatan dan desa di Kabupaten Kerinci akan menyajikan kesenian dan budayanya, serta produk kerajinan dan industri rumah tangga unggulan. Promosi yang dilakukan pada FMPDK 2011 sifatnya lebih luas untuk Provinsi Jambi, tidak saja terfokus pada Kabupaten Kerinci seperti tahun-tahun sebelumnya.</p>
<p>Kegiatan FMPDK itu dipusatkan di pinggir Danau Kerinci, Desa Pulau Tengah, menyajikan ragam budaya dan aneka produk kerajinan dan industri masyarakat. Di berbagai objek wisata alam lainnya seperti air terjun Telun Berasap, pusat air panas, Taman Aroma Peko Kayu Aro, juga disajikan berbagai kegiatan, supaya pengunjung selama berada di Kerinci juga bisa berkunjung ke objek wisata tersebut.</p>
<p>&#8220;Berbagai instansi terkait dan masyarakat Kerinci kini sibuk mempersiapkan diri untuk menggelar acara tersebut, supaya pengunjung bisa tertarik dan selanjutnya akan mengajak keluarga dan temannya berkunjung atau berwisata ke Kerinci,&#8221; demikian Arlis Harun. Demikian catatan online <a href="http://centil.blogdetik.com/">Centil</a> yang berjudul Dua duta besar (dubes) negara tetangga.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://centil.blogdetik.com/2011/06/10/dua-duta-besar-dubes-negara-tetangga/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mendesak anggota Komisi VII dari Partai Demokrat</title>
		<link>http://centil.blogdetik.com/2011/06/07/mendesak-anggota-komisi-vii-dari-partai-demokrat/</link>
		<comments>http://centil.blogdetik.com/2011/06/07/mendesak-anggota-komisi-vii-dari-partai-demokrat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Jun 2011 05:25:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>centil</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<category><![CDATA[Mendesak anggota Komisi VII dari Partai Demokrat]]></category>

		<category><![CDATA[News]]></category>

		<category><![CDATA[Update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://centil.blogdetik.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat mendesak anggota Komisi VII dari Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, segera pulang begitu sembuh dari sakitnya. DPR berharap Nazaruddin segera menyelesaikan masalahnya agar tidak berlarut-larut. Saya lihat wawancara di satu media, batuk-batuknya menunjukkan sakit. Tapi saya pribadi sarankan saudara Nazaruddin segera kembali ke Jakarta. Hadapi proses untuk menjernihkan (masalah),&#8221; kata Wakil Ketua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat <a href="http://centil.blogdetik.com/2011/06/07/mendesak-anggota-komisi-vii-dari-partai-demokrat/">mendesak anggota Komisi VII dari Partai Demokrat</a>, Muhammad Nazaruddin, segera pulang begitu sembuh dari sakitnya. DPR berharap Nazaruddin segera menyelesaikan masalahnya agar tidak berlarut-larut. Saya lihat wawancara di satu media, batuk-batuknya menunjukkan sakit. Tapi saya pribadi sarankan saudara Nazaruddin segera kembali ke Jakarta. Hadapi proses untuk menjernihkan (masalah),&#8221; kata Wakil Ketua DPR Pramono Anung di Jakarta, Selasa 7 Juni 2011. Semakin lama Nazaruddin berada di Singapura, maka fantasi rakyat akan semakin liar.<br />
<span id="more-35"></span><br />
Pimpinan sendiri sudah membahas masalah Nazaruddin dengan Badan Kehormatan. Meski begitu rapat tidak membahas soal sanksi untuk Nazaruddin. &#8220;Kan baru dua minggu ya nggak apa-apa. Tata cara BK (untuk sanksi) kan ada aturan mainnya. Kalau sudah 6 bulan dan 6 kali melewatkan paripurna, tentu lain persoalannya,&#8221; kata Pramono.</p>
<p>Sebagai politisi, Pramono berharap Nazaruddin menghadapi setiap masalah dengan lapang dada, terbuka dan tidak menyembunyikan diri. &#8220;Ini (imbauan) bukan terkait pemanggilan atau tidak (oleh KPK). Kalau soal pemanggilan KPK, banyak yang sudah berulangkali dipanggil tapi tidak pada pulang,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menyerahkan masalah Nazaruddin kepada Partai Demokrat. &#8220;Prosesnya bagaimana kita tunggu saja, toh yang dikirim ke sana juga petinggi, termasuk Pak Jafar Hafsah, ketua fraksi dan Pak Bhatoegana, tokoh Partai Demokrat,&#8221; kata dia.</p>
<p>Priyo mengimbau semua pihak menghormati proses hukum yang ada. &#8220;Kalau yang bersangkutan benar-benar sakit, atas nama kemanusian tolonglah yang diberikan kelonggaran. Saya dengar dari Pak Batoegana, berat badannya susut sampai sekian kilo itu kan sakit beneran,&#8221; kata dia.</p>
<p>Demokrat sendiri sudah mengirimkan tim untuk menemui Nazaruddin. Tim yang berangkat akhir pekan lalu terdiri dari Sutan Bhatoegana, Jaffar Hafsah, dan Jhonny Allen Marbun. Tugasnya, untuk bertemu langsung, melakukan komunikasi dan memastikan di mana Nazaruddin berada.</p>
<p>Dari komunikasi tersebut didapatkan tiga hal. Pertama, Nazaruddin sakit dan sedang berobat di Singapura. Kedua, Nazaruddin mengatakan, jika selesai berobat ia akan kembali ke tanah air. Ketiga, Nazaruddin siap mengklarifikasi dan memberikan keterangan yang diperlukan menyangkut hal-hal yang sekarang ini banyak didiskusikan oleh publik. Demikian catatan online <a href="http://centil.blogdetik.com/">Centil</a> yang berjudul Mendesak anggota Komisi VII dari Partai Demokrat.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://centil.blogdetik.com/2011/06/07/mendesak-anggota-komisi-vii-dari-partai-demokrat/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Memoratorium studi banding</title>
		<link>http://centil.blogdetik.com/2011/06/07/memoratorium-studi-banding/</link>
		<comments>http://centil.blogdetik.com/2011/06/07/memoratorium-studi-banding/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Jun 2011 05:22:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>centil</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[Memoratorium studi banding]]></category>

		<category><![CDATA[News]]></category>

		<category><![CDATA[Update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://centil.blogdetik.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Pimpinan DPR akhirnya sepakat memoratorium studi banding ke luar negeri. Surat moratorium itu sudah ditandatangani 30 Mei 2011 lalu. Menurut Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso surat moratorium ini sudah disampaikan ke pimpinan fraksi, komisi, serta alat kelengkapan dewan. Ketentuan ini, kata dia, dikecualikan untuk Badan Kerjasama Antar Parlemen, undangan muhibah, serta Komisi I DPR [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pimpinan DPR akhirnya sepakat <a href="http://centil.blogdetik.com/2011/06/07/memoratorium-studi-banding/">memoratorium studi banding</a> ke luar negeri. Surat moratorium itu sudah ditandatangani 30 Mei 2011 lalu. Menurut Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso surat moratorium ini sudah disampaikan ke pimpinan fraksi, komisi, serta alat kelengkapan dewan. Ketentuan ini, kata dia, dikecualikan untuk Badan Kerjasama Antar Parlemen, undangan muhibah, serta Komisi I DPR dalam rangka ke kedutaan besar Indonesia di luar negeri.</p>
<p>&#8220;Kami kan tetap harus menjalin hubungan baik dengan negara lain dalam panggung internasional,&#8221; kata Priyo di Gedung DPR, Selasa 7 Mei 2011.<br />
<span id="more-34"></span></p>
<p>Senada, Wakil Ketua DPR Pramono Anung mengatakan  pimpinan sepakat menghentikan sementara semua kunjungan kerja. Menurutnya, belum semua komisi yang melakukan kunjungan kerja memberikan laporan. &#8220;Sekarang fokus pembahasan RUU saja. Ada revisi UU MK, peradilan anak, komoditi berjangka, resi gudang dan lain-lain,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kunjungan luar negeri para legislator kerap menuai kontroversi karena dinilai hanya jadi ajang pelesir. Terakhir, kunjungan yang menuai kritik adalah kunjungan Komisi X DPR ke Spanyol.</p>
<p>Wakil Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat, Rully Chairul Azwar menjelaskan, Komisi X melakukan kunjungan kerja ke Spanyol 24 - 30 April silam, untuk mempelajari keberhasilan Spanyol dalam memadukan prestasi olahraga dengan pariwisata. Pengelolaan kompetisi dan klub olahraga oleh swasta dinilai sukses menghasilkan prestasi luar biasa bagi Spanyol. Demikian catatan online <a href="http://centil.blogdetik.com/">Centil</a> yang berjudul Memoratorium studi banding.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://centil.blogdetik.com/2011/06/07/memoratorium-studi-banding/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.309 seconds -->

